/Babak Baru Politik Mahasiswa Unindra

Babak Baru Politik Mahasiswa Unindra

LPM Progress – Universitas Indraprasta PGRI telah melaksanakan pesta demokrasi dalam Pemilihan Umum Raya (PEMIRA). Pemilihan dilakukan pada calon wakil mahasiswa atau yang sering disebut dengan DPM (Dewan Perwakilan Mahasiswa), BEM U (Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas), dan BEM F (Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas). Pemilihan Umum Raya, dimulai pada pembukaan 13 November 2018 dan di akhiri dengan penghitungan suara pada 16 Desember 2018.

Kini PEMIRA 2019 telah mencapai tahap akhir dari seluruh rangkaian acara pemira. KPU telah melaksanakan penghitungan suara pada hari Minggu (17/12) bertempat di kampus B Universitas Indraprasta PGRI.

Penghitungan suara ini seharusnya berlangsung pada pukul 10.00 WIB. Namun mengalami keterlambatan dikarenakan adanya kesalahan teknis, dimana dari pihak KPU bingung terhadap suara yang terkumpul kurang dari 10%. Sehingga akhirnya penghitungan suara baru dimulai pada pukul 16.00 WIB.

Hasil penghitungan tersebut telah diperoleh sebanya 2,623 suara masuk dari daftar PEMIRA, dimana persentase suara tersebut tidak mencapai 10% dari total keseluruhan mahasiswa di UNINDRA. Menurut 07/TAP/DPM/IX/2018 pasal 16 ayat 8 dimana jika pemilih DPM, BEM U, BEM F ditotal dari hasil pemilihan kurang dari 10% daftar pemilih tetap KPU akan menambah hari pemungutan suara dan akan diundur sampai menyentuh 10%. Sebelumnya terjadi perdebatan dari hasil regulasi pertama yang dilakukan di Kampus A, dimana regulasi pertama itu tidak adanya minimal dan maksimal suara, maka penghitungan suara akan tetap dilanjutkan. Jadi 10% tersebut tidak wajib dan tidak harus ada maksimal dalam penghitungan suaranya, dari total 313.774 total suara dari pemilihan tetap.

Namun meski mengalami keterlambatan waktu, penghitungan suara tetap di laksanakan dengan lancar dan telah di peroleh hasil penghitugan suara dan ditetapkan para ketua perwakilan mahasiswa.

Mukhlas terpilih sebagai Ketua Umum dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indraprasta PGRI (BEM U) dengan hasil 52,02% suara, mengungguli calon nomor urut 2 Nur Fitriana yang memperoleh 43,53% suara. Pada pemilihan ketua DPM yang memiliki calon tunggal Maulana Yusuf memperoleh hasil 82,63% dengan suara tidak sah 10,92% dan suara kosong 6,45%. Hasil pemilihan untuk calon ketua BEM FMIPA dengan calon tunggal Husein memperoleh 82,80% dengan suara tidak sah 17,20%. Untuk hasil penghitungan BEM FTIK M. Salahuddin Ayubi memperoleh hasil 81,31% dengan suara tidak 12,94% dan suara kosong 5,75%. Hasil penghitungan BEM FIPS M. Trywara memperoleh suara 81,66% dengan suara tidak sah 9,27% dan suara kosong 9,07%. Dan hasil penghitungan BEM FBS Febry Adi Savitri unggul dengan angka 48,96% , mengungguli Daffa Iffat calon nmo urut 2 dengan hasil 44,95%, jadi total suara sah 93,91% dan 6,09% tidak sah.

Penghitungan tersebut merupakan hasil quick qount yang sah. Semoga ketua DPM, BEM Universitas dan BEM Fakultas yang terpilih dapat menjalankan amanah yang sudah diberikan dengan apa yang direncanakan saat awal kampanye.

(Lia & Nira)

Be Sociable, Share!