/Karena Ketua pelaksana yang tak bertanggung jawab, LPJ Musma sempat ditolak

Karena Ketua pelaksana yang tak bertanggung jawab, LPJ Musma sempat ditolak

PROGRESS- Pemaparan laporan pertanggung jawaban (LPJ) pada rapat pimpinan (Rapim) keempat senin (13/2) ditolak oleh perwakilan Organisasi Mahasiswa (Ormawa), maka dilaksanakan kembali rapim kelima Jumat (24/2) kampus A Universitas Indraprasta PGRI.

M. Nova Ariangga sebagai ketua pelaksana memaparkan langsung LPJ musyawarah mahasiswa (musma) XIV tahun 2016, yang didampingi oleh badan pengurus harian yaitu Aulia dan Yundha. Pemaparan LPJ kali ini dihujanin berbagai pertanyaan yang tertuju langsung ke panitia musma XIV, salah satunya tentang ketidak hadiran Ari di rapim sebelumnya dengan alasan yang kurang jelas. Beberapa perwakilan ormawa berpendapat bahwa Ari sebagai ketua pelaksana seakan mengabaikan tanggung jawabnya.

“Saya tidak tahu jika diadakan rapat pimpinan keempat karena saya juga kurang komunikasi”

Karena ucapan Ari tersebut, Muchtar dari UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Pramuka mempertanyakan tanggung jawab Ari sebagai ketua, hingga tidak mengetahui diadakannya rapim keempat, sedangkan surat undangan rapat pimpinan telah di berikan pada setiap ormawa seminggu sebelumnya. “Dari awal kegiatan ketua pelaksana memang seakan tidak memiliki rasa memiliki dan tanggung jawab atas musyawarah mahasiswa ini” ujar Yasin perwakilan Unitas Matematika.

Ari menceritakan bahwa pada saat rapat perencanaan musma tidak ada yang bersedia menjadi ketua pelaksana, maka ia berinisiatif untuk menjadi ketua. Tetapi statment Ari dibantah oleh Hanif perwakilan Unitas Ekonomi yang mempertanyakan mekanisme pemilihan ketua “untuk kedepannya pemilihan ketua pelaksana tolong pakai mekanisme pemilihan.” tegas Hanif. Kemudian disambung oleh Nurul afifah selaku BEM FBS, ia menyalahkan DPM (Dewan perwakilan Mahasiswa) yang terkesan asal pilih, dikarenakan tidak semua pimpinan ormawa hadir pada pengambilan keputusan saat itu.

Sedangkan Putra perwakilan dari BEM FTMIPA berpendapat lain, ia berharap untuk tidak menyalahkan panitia, hal ini terjadi karena pimpinan ormawa yang tidak hadir ketika dilaksakan rapat. Keadaan ini juga disesalkan, Putra berpendapat para ormawa seharusnya mengapresiasi DPM yang telah berusaha melaksanakan musyawarah mahasiswa dengan sebaik mungkin.

Pada dasarnya pemaparan LPJ dilaksakan untuk mengevaluasi dan berharap memiliki point penting untuk pelajaran musma selanjutnya. Semua ormawa pun berharap untuk kedepannya lebih baik lagi dan sisi profesionalisme didalam ormawa lebih ditekankan, baik untuk kegiatan musma maupun pemira, agar semua kegiatan ormawa berjalan lancar.

“Untuk semua ormawa mari kita bersama mengawal dan menyukseskan setiap acara, jangan lupa kordinasi ditekankan, tanpa adanya kordinasi segala sesuatu tidak akan berjalan dengan baik.” Tutup Dimas selaku ketua DPM periode 2016-2017 Universitas Indraprasta PGRI.(Elisa Anandari)

Be Sociable, Share!