/Komunitas TI yang belum dilegalkan

Komunitas TI yang belum dilegalkan

Universitas Indraprasta PGRI  memiliki mahasiswa Teknik Informatika lebih dari 1000 orang dari berbagai kelas, baik itu dari  regular pagi, regular sore, maupun ekstensi. Terkait hal itu, seorang mahasiswa regular sore bernama Rusdy Teetto merealisasikan idenya tentang pembuatan komunitas baru yaitu KOMA (Komunitas Mahasiswa Teknik Informatika).

KOMA dibentuk pada tanggal 12 mei 2015, salah satu tujuan mereka adalah mempersiapkan materi serta mental untuk kelak didunia kerja dan sebelum menyentuh dunia kerja, selain itu KOMA turut memberikan masukan terkait skripsi untuk anggotanya.

Sampai saat ini komunitas tersebut belum berstatus legal, oleh karena itu mereka ingin statusnya dilegalkan, selain itu mereka ingin mendapat dukungan fasilitas disetiap kegiatan dari pihak kampus. Rusdy Teetto, yang saat ini menjadi ketua KOMA berpendapat “melihat kondisi birokrasi kampus, lebih baik KOMA tidak dilegalkan dan legalitas sebenarnya dibutuhkan tapi kita lebih condong kearah proses belajar dan hasil belajar.”

Satu hal yang mereka takutkan untuk melegalkan komunitas tersebut adalah dipersulit.  Namun mereka mempunyai opsi kedua jika keinginannya tidak terpenuhi, yaitu tetap berdiri sendiri,

(gita)

Be Sociable, Share!