/Meriahnya Suasana Imlek di Klenteng Tertua di Tangerang

Meriahnya Suasana Imlek di Klenteng Tertua di Tangerang

LPM Progress, Tangerang Kota-perayaan imlek tahun 2019 di klenteng Boen Tek Bio yang berlokasi di Jl. Bakti No.14, Sukasari, Tangerang, Banten. Pada saat tahun baru imlek tempat ini tak mungkin sepi karena dihuni oleh banyak kalangan keturunan Tionghoa, suasana imlek tahun ini sangat ramai di Pasar Lama. Acara di klenteng Boen Tek Bio tidak hanya bermanfaat bagi kalangan Tionghoa, tetapi bermanfaat juga bagi warga sekitarnya.

“Hari ini ialah hari persaudaraan  yang bukan hanya sembahyang saja tetapi memohon restu dan saling berbagi sesama umat beragama,” kata Er Eng An (50) salah seorang yang turut membantu acara imlek tersebut.

Dok. Pribadi/Ulfa Zaini

“Memang seperti itu, pada satu minggu sebelum imlek umat yang mampu akan berbagi angpau atau apapun” lanjut El An. Selain angpau mereka juga bisa membagikan benda seperti buku, beras dan pakaian. Tradisi berbagi angpau dan benda memang sudah berlangsung sejak ribuan tahun silam, juga tercatat di dalam kitab agama Khonghucu. Bagi-bagi angpau juga diyakini mampu memperlancar rezeki dan mempererat silaturahmi sesama umat agama yang lainnya.

Baca juga : Imlek, Toleransi, dan Pelestarian Budaya di Klenteng Shia Djin Kong

Tak hanya ramai di dalam klenteng, kondisi ramai pun terjadi di luar klenteng dikarenakan banyak yang memanfaatkan suasana imlek dengan berdagang makanan dan kue khas yang hanya ada saat imlek. An jin (56) warga keturunan Tionghoa yang juga pedagang di sana mengatakan berdagang pada saat kondisi seperti ini sangat membantu perekonomian warga, walaupun terkadang dagangan mereka ramai dan sepi pengunjung.

Dok. Pribadi/Ulfa Zaini

Selain warga yang keturunan Tionghoa, banyak juga warga beragama lain yang memanfaatkan suasana imlek dengan berdagang, “Saya sudah lama berdagang dan memang warga di sini saling membantu satu sama lain, Ya mungkin untuk pedagang pendatang dikenakan sewa karena untuk kebersihan tempat.” kata Agung (35), Pedagang buah asli warga situ.

Baca juga : Jejak Toleransi Beragama di Jatinegara, Bukti Bahwa Toleransi Itu Masih Ada

Memang pada saat imlek banyak pedangan musiman yang datang kesini untuk berjualan berbagai macam makanan dan kerajian khas warga Tionghoa. Seminggu sebelum imlek kawasan Pasar Lama diramaikan oleh pedagang musiman yang keberadaannya mencolok dengan warna dominan merah. Kebanyakan pedagang ini berasal dari berbagai macam daerah, jumlah pedagang makanan dan pernak-pernik imlek ini kian ramai setiap tahunnya. Beberapa pedagang ini memberikan suasana tersendiri bagi kawasan Pasar Lama yang kian menonjol dengan warna merah.

Mirna (58), salah satu pengunjung mengatakan bahwa ia setiap tahun selalu mengunjungi perayaan tersebut hanya untuk membeli kue yang ada pada saat imlek. Suasana imlek di klenteng boen tek bio sangat menarik dan bermanfaat bagi orang banyak dengan banyaknya pedagang dan bentuk klenteng tersendiri yang menarik untuk dikunjungi.

Penulis : Ulfa Zaini

Be Sociable, Share!