/Rektor Unindra Berharap Konsistennya Sistem Pendidikan

Rektor Unindra Berharap Konsistennya Sistem Pendidikan

LPM Progress – Hari Pendidikan Nasional ( HARDIKNAS ) yang jatuh pada tanggal 02 Mei memiliki arti penting dalam kehidupan bermasyakat, dimana tanggal tersebut merupakan hari lahir pahlawan nasional kita yaitu Ki Hadjar Dewantara. Sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya di dunia pendidikan, karena itu lah hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional. Jasanya yang masih mengakar dalam benak kita ialah Taman Siswa, Taman Siswa yang dibuat oleh Ki Hadjar Dewantara merupakan bentuk protesnya terhadap Pemerintahan Hindia Belanda. Pada masa Pemerintahan Hindia Belanda yang berhak mendapatkan pendidikan hanya orang Belanda dan orang kaya saja, sedangkan orang miskin atau masyarakat biasa tidak bisa mendapatkan pendidikan.

Jika kita pelajari dari sejarah pendidikan yang dibuat oleh Ki Hadjar Dewantara yang sangat menentang akan perbedaan dalam mengenyam pendidikan, sejatinya pendidikan adalah bagian dari hak asasi manusia yang harus di terima oleh setiap orang tanpa membeda-bedakan golongan demi mengembangkan dirinya. Pada kenyataannya hari ini tidak jauh berbeda seperti pada masa Ki Hadjar Dewantara, masih banyak perbedaan yang nampak di dunia pendidikan, dimana kondisi pendidikan saat ini masih jauh dari harapan yang sessungguhnya.

Pada kesempatan kali ini tim redaksi Media Kampus Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) LPM Progress berkesempatan bertemu dan melakukan wawancara dengan Rektor Unindra yaitu Bapak Prof. Dr. H. Sumaryoto, dalam wawancara seputar hari pendidikan nasional beliau berpendapat bahwa “pendidikan merupakan salah satu sistem, jika kita membicarakan sistem ini berarti kita membicarakan banyak aspek tidak bisa hanya menilai dari satu sisi saja. Secara keseluruhan sistem pendidikan di Indonesia sudah mulai membaik walaupun dari beberapa hal ada yang harus terus dibenahi, saya pribadi ikut prihatin akan inkonsisten sistem pendidikan kita saat ini”. Senin (02/05/16)

Dari kesimpulan hasil wawancara kepada Bapak Prof. Dr. H. Sumaryoto bahwa menurutnya pendidikan harus lah jelas arahnya mau dibawa kemana dan seperti apa untuk ke depannya, haruslah mempunyai rencana jangka panjang untuk membenahi pendidikan di jajaran Perguruan Tingga hingga Sekolah Dasar agar tidak terkesan setiap ada perubahan rezim terjadi pula perubahan sistem pendidikannya, pada dasarnya pendidikan ialah membuat orang yang tidak tau menjadi tau, memecahkan masalah, dan memanusiakan manusia. Plato juga mendefiniskan bahwa pendidikan adalah “suatu proses yang berkelanjutan secara terus menerus”. Tertuang juga dalam pembukaan UUD 1945 alinea ke 4 yang berbunyi “mencerdaskan kehidupan bangsa”, oleh sebab itu sistem pendidikan harus lah konsisten agar tercipta masyarakat yang berkualitas. (ayusm/taufik)

Be Sociable, Share!