/Seminar Nasional UHAMKA

Seminar Nasional UHAMKA

Lpm Progress- Seminar Nasional dengan tema “Mengoptimalkan Internasionalisasi Bahasa Indonesia Melalui Pendidikan dan Sastra Indonesia” yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HIMA PBSI) Universitas Muhammadiyah Prof.Dr Hamka (Uhamka) di Aula Ahmad Dahlan gedung A lantai 6 (20/3).

Pemukulan Gong oleh Dr. Desvian Bandarsyah, M.Pd. selaku Dekan III didampingi Rektor Uhamka Prof. Dr. Suyatno, M.Pd. menandai dibukanya seminar nasional. Sebanyak 194 peserta dan 20 undangan memenuhi aula Ahmad Dahlan berantusias mengikuti seminar nasional kali ini.

Beberapa pakar Bahasa dan Sastra Indonesia turut mengisi seminar diantaranya, kritikus Sastra Indonesia Maman S. Mahayana, S.S., M.Hum.,Jamal D. Rahman dan Fairul Zabandi yang bergelut dibidang bahasa.
Sedangkan mentri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P. dan Berthold Demshauser dosen Bahasa Indonesia dari Universitas Boon Jerman yang dijadwalkan mengisi seminar berhalangan hadir.

Acara ini masuk dalam rangkaian Festival Literasi Uhamka, yang bertujuan untuk mengeksiskan Bahasa Indonesia dan menumbuhkan rasa cinta mahasiswa terhadap budaya, bahasa, dan sastra. Festival ini juga ingin menwujudkan generasi literasi bergengsi tanpa melupakan budi, mengingat pada jaman sekarang minat mahasiswa membaca sangat minim dan kesadaran pentingnya budaya literasi sangat rendah.

Literasi adalah kemampuan seseorang dalam dan memahami informasi saat melakukan proses membaca dan menulis. Literasi memerlukan serangkaian kemampuan kognitif, pengetahuan bahasa tulis dan lisan, pengetahuan tentang genre dan kultur. “Literasi merupakan pegangan setiap orang, agar tidak mudah dibodohi maka berliterasi lah” pesan Rama selaku ketua pelaksana kepada mahasiswa.

Saat ini Indonesia merupakan urutan kedua terbawah soal literasi “maka dari itu kami mengadakan literasi guna memperkenalkan bahwa Bahasa Indonesia mampu menjadi bahasa internasional dilihat dari jumlah penutur. Hal ini butuh dukungan dari pemerintah” ujar Fairul Zabandi.

Be Sociable, Share!