/Siapkah Pemira 2016 ?

Siapkah Pemira 2016 ?

“Persiapan PEMIRA saat ini sudah 75%, tinggal pelaksanaannya saja” ucap Hanifah ketua pelaksana PEMIRA 2016. Sabtu (13/08), di Kampus A Unindra.

Pemilihan umum raya mahasiswa (PEMIRA) Universitas Indraprasta PGRImerupakan wadah mahasiswa dalam memilih pimpinan-pimpinan mahasiswa secara langsung, bebas, rahasia, jujur, adil, dan partisipasif. Pada tahun ini PEMIRA mengangkat tema GOAL (Generation of adoit Leader) yang berarti pemimpin cerdas.

PEMIRA tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, namun konsep yang dipakai tak jauh berbeda. Opening day dilaksanakan setelah menyiapkan bakal calon (balon). “Persiapkan bakal calon terlebih dahulu untuk memudahkan semua panitia, agar tidak lagi mencari calon-calon di bulan puncak acara” tutur hanifah.

Panitia sudah dibentuk dari bulan mei, pelaksanaannya baru dimulai bulan juli. Saat ini balon yang terdaftar untuk BEM

Universitas sudah 3, DPM 2, dan 2 dari masing-masing BEM Fakultas. Namun, hanifah belum bisa membagi nama-nama balon tersebut, dengan alasan takut karena calon berada dibatas limit.

Syarat yang menyusahkan

Dari tahun ke-tahun, animo mahasiswa berkurang dikarenakan persyaratan pendaftaran yang dirasa menyusahkan bakal calon.

Salah satu persayaratan bakal calon DPM dan BEM U adalah mengumpulkan 100 Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) asli dari 7 program studi (Prodi) yang berbeda, namun satu KTM hanya bisa dipakai untuk mendukung satu calon dari tiga ranah yang berbeda, yaitu BEM U, DPM, dan BEM F.  Dimas, salah satu bakal calon menuturkan “persyaratannya nyusahin calon, satu KTM hanya untuk satu calon, jadi kalau udah dukung satu calon misal dari DPM, KTMnya gak bisa dipakai lagi buat dukung calon yang lain walau itu BEM U atau BEM F.” Senin, (22/08).

“Adakan kampanye simpatik agar mahasiswa yang bukan organisasi juga ikut tertarik” ucap H.Taufik, M.Hum , selaku warek III bid. Kemahasiswaan sekaligus pembina dari PEMIRA. Selasa, (23/08).

Ia menegaskan agar seluruh komponen harus mendukung jalannya PEMIRA, dibutuhkan dukungan dari Prodi untuk memotivasi mahasiswa agar tidak hanya aktif dikelas, namun terlibat juga dalam organisasi. Beliau juga berpesan untuk KPU selama masih ada waktu mencari calon, maka carilah agar mendapatkan calon-calon yang berkompeten.

“Kepada yang terpilih nanti, ini merupakan tantangan dan kepercayaan untuk kedepannya supaya dikemudan hari ada peningkatan.” tandasnya.

(Rosalinda)

Be Sociable, Share!